Perspektif Efektivitas (Psikologi Industri dan Organisasi)

Perspektif efektivitas termasuk dalam bab manajemen individual, kelompok, dan efektivitas organisasi.



                Manajer dan lainnya tertarik pada bagaimana organisasi dapat efektif memfokuskan pada satu atau seluruh ketiga perspektif. Tingkat yang paling dasar adalah efektivitas individual, yang menekankan pada kinerja tugas dari karyawan tertentu atau anggota organisasi. Tugas yang harus dikerjakan merupakan bagian pekerjaan atau posisi dalam organisasi. Manajer secara rutin menilai efektivitas individu melalui proses evaluasi prestasi untuk menentukan siapa yang akan menerima kenaikan gaji, promosi, dan balas jasa lain yang tersedia dalam organisasi.


                Individu jarang bekerja sendiri, dalam bentuk isolasi dari rekan lain dalam organisasi. Biasanya, karyawan bekerja dalam kelompok, sehingga masih diperlukan perspektif lain dari efektivitas yakni efektivitas kelompok. Efektivitas kelompok, secara sederhana adalah jumlah kontribusi seluruh anggota. Sebagai contoh, sekelompok ilmuwan bekerja sendiri pada pekerjaan yang tidak saling berkaitan akan menjadi efektif kalau masing-masing ilmuwan efektif. Dalam contoh lain, efektivitas kelompok lebih dari sekedar jumlah kontribusi individu (sebagai contoh, suatu lini assembling yang menghasilkan produk atau jasa merupakan gabungan dari kontribusi masing-masing yang bekerja di lini). Istilah sinergi sebagai contoh, ditujukan bila jumlah kontribusi individu lebih besar dari menjumlahkan secara sederhana. Perpektif yang ketiga adalah efektivitas organisasi. Organisasi terdiri dari individu dan kelompok; karenanya efektivitas organisasi juga terdiri dari efektivitas indivdu dan kelompok. Tetapi efektivitas organisasi lebih dari sekedar penjumlahan efektivitas individu dan kelompok. Melalui efek sinergi, organisasi mendapatkan tingkat efektivitas yang lebih tinggi disbanding penjumlahan bagian-bagiannya. Kenyataannya, dasar pemikiran organisasi dengan maksud agar dapat melakukan pekerjaan masyarakat dimana mereka dapat melakukan lebih banyak pekerjaan disbanding bila mungkin dilakukan oleh upaya individual.




(Source: James L. Gibson, John M. Ivancevich, James H. Donnelly, Jr. Organisasi: Perilaku – Struktur – Proses.Binarupa Aksara: Jakarta. 1996. Jilid satu. Edisi ke delapan)
× 『rui@96yR』【butterflyuu】 ×

Komentar